Uji Ekstrak Biji Kopi Hijau (Coffea canephora var. robusta) terhadap Bakteri Propionibacterium acnes dan Staphyolococcus aureus Secara Difusi

Nurul Nurhayati(1 ), Anita Dwi Septiarini(2), Putri Aisyah(3)

(1) Pusat Penelitian Akademi Kesehatan Arga Husada Pare Kabupaten Kediri, Indonesia
(2) Pusat Penelitian Akademi Kesehatan Arga Husada Pare Kabupaten Kediri, Indonesia
(3) Pusat Penelitian Akademi Kesehatan Arga Husada Pare Kabupaten Kediri, Indonesia
() Korespondensi Penulis
Abstrak Dilihat: 588 , PDF Unduh: 331
Kata Kunci: Biji kopi hijau, Difusi, Propionibacterium acne, Staphylococcus aureus

Abstrak

Jerawat merupakan salah satu penyakit kulit  paling umum ditemukan di semua usia yang salah satu penyebabnya adalah infeksi bakteri Staphylococcus aureus. Kopi dapat menjadi alternatif lain untuk mengatasi resistensi antibiotik karena memiliki senyawa antibakter Penelitian ini bertujuan untuk menentukan konsentrasi ekstrak biji hijau kopi robusta yang paling optimal sebagai antibakteri P. acne dan S.aureus. Ekstraksi biji hijau kopi robusta dilakukan dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96%, pengujian antibakteri dari biji hijau kopi robusta dilakukan dengan metode difusi agar untuk menentukan LDH dengan konsentrasi 1,56%, 3,125%, 6,25%, 12,5%, 25%, dan 50%. Kontrol positif menggunakan Ciprofloxacin 5 ppm dan kontrol negatif menggunakan DMSO 1%. Hasil penelitian menunjukan ekstrak biji hijau kopi robusta paling efektif terhadap S.aureus didapatkan pada konsentrasi 50%, yaitu dengan lebar daya hambat paling besar 33,1±0,05 mm. Sedangkan terhadap P. acne, ekstrak biji hijau kopi robusta paling efektif dengan konsentrasi 50% dengan lebar daya hambat sebesar 30,4±0,35 mm. Disimpulkan bahwa biji kopi hijau berpotensi untuk dimanfaatkan sebagai alternatif bahan antijerawat.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Andrade, Mafalda, Sofia Benfeito, Pedro Soares, Diogo Magalhães e Silva, Joana Loureiro, Anabela Borges, Fernanda Borges, and Manuel Simões. 2015. “Fine-Tuning of the Hydrophobicity of Caffeic Acid: Studies on the Antimicrobial Activity against Staphylococcus Aureus and Escherichia Coli.” RSC Advances 5 (66): 53915–25. https://doi.org/10.1039/c5ra05840f.

Ardiansyah, Seno Aulia, and Et al. 2019. “Uji Aktivitas Penurunan Indeks Obesitas Dari Ekstrak Etanol Biji Kopi Hijau Robusta Terhadap Tikus Putih Jantan Galur Wistar.” Jurnal Sains Dan Teknologi Farmasi Indonesia VIII (2): 1–12.

Assa, Asma, Dwi Indriana, Andi Nur Amalia, and Rahayu Wulandari. 2021. “Potensi Senyawa Aktif Biji Kopi Sebagai Imunomodulator (Ulasan).” Jurnal Riset Teknologi Industri 15 (2): 279. https://doi.org/10.26578/jrti.v15i2.6602.

Badaring, Deny Romadhon, Sari Puspitha Mulya Sari, Satrina Nurhabiba, Wirda Wulan, and Sintiya Anugrah Rante Lembang. 2020. “Uji Ekstrak Daun Maja (Aegle Marmelos L.) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Escherichia Coli Dan Staphylococcus Aureus.” Indonesian Journal of Fundamental Sciences 6 (1): 16. https://doi.org/10.26858/ijfs.v6i1.13941.

Depkes RI. 2000. “Parameter Standar Umum Ekstrak Tumbuhan Obat.” Departemen Kesehatan RI. https://www.academia.edu/10368669/Parameter_Standar_Umum_Ekstrak_Tumbuhan_Obat.

Dewajanti, Anna Maria. 2019. “Peranan Asam Klorogenat Tanaman Kopi Terhadap Penurunan Kadar Asam Urat Dan Beban Oksidatif.” Jurnal Kedokteran Meditek 25 (1): 46–51. https://doi.org/10.36452/jkdoktmeditek.v25i1.1758.

Imasari, Triffit, and Ficka Ardiyanti Emasari. 2022. “Deteksi Bakteri Staphylococcus Sp. Penyebab Jerawat Dengan Tingkat Pengetahuan Perawatan Wajah Pada Siswa Kelas XI Di SMK Negeri 1 Pagerjowo.” Jurnal Sintesis: Penelitian Sains, Terapan Dan Analisisnya 2 (2): 58–65. https://doi.org/10.56399/jst.v2i2.20.

Kemenkes, RI. 1959. Farmakope Indonesia. V. Kemenkes RI. https://standarobat.pom.go.id/storage/standard/Farmakope Indonesia Edisi V.pdf.

Maheswari, Ratih Ayu, Agung Krismariono, and Lambang Bargowo. 2015. “Daya Hambat Ekstrak Biji Kopi Robusta (Coffea Canephora) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Plak.” Periodontic Journal 7 (2): 16–20.

Nugraha, Ahmad, Suwendar, and Siti Hazar. 2016. “Potensi Anti Mikroba Dari Rebusan Biji Kopi Robusta ( Coffea Canephora L ) Terhadap Bakteri Staphylococcus Aureus , Escherichia Coli , Dan Jamur Candida Albicans” 2: 407–12.

Patay, Éva Brigitta, Tímea Bencsik, and Nóra Papp. 2016. “Phytochemical Overview and Medicinal Importance of Coffea Species from the Past until Now.” Asian Pacific Journal of Tropical Medicine 9 (12): 1127–35. https://doi.org/10.1016/j.apjtm.2016.11.008.

Rubinadzari, Nabila, Lely Sulfiani Saula, Marsah Rahmawati Utami, Program Studi Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan, and Universitas Singaperbangsa Karawang. 2022. “Perbandingan Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Biji Hijau Dan Sangrai Kopi Robusta (Coffea Canephora L.) Serta Kombinasinya Terhadap Bakteri Staphylococcus Aureus.” Jurnal Ilmu Kefarmasian 3 (2): 221–30.

Siska Wardani, Tatiana, Triya Choirin Nisa, and Kusumaningtyas Siwi Artini. 2022. “Antibacterial Activity Test Of N-Hexan , Ethyl Acetate And Water From Ethanol Extract Of Kitolod Leaf ( Isotoma Longiflora ( L .) C . Presl .) Against Staphylococcus Aureus ATCC 25923.” In Proceedings of the International Conference on Nursing and Health Sciences, 3:9–16. https://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/PICNHS/article/view/984.

Wardania, Alvi Kusuma, Sugandi Malfadinata, and Yuli Fitriana. 2020. “Uji Aktivitas Antibakteri Penyebab Jerawat Staphylococcus Epidermidis Menggunakan Ekstrak Daun Ashitaba (Angelica Keiskei).” Lumbung Farmasi: Jurnal Ilmu Kefarmasian 1 (1): 14. https://doi.org/10.31764/lf.v1i1.1206.

Wigati, Evi Indah et al. 2018. “Uji Karakteristik Fitokimia Dan Aktivitas Antioksidan Biji Kopi Robusta (Coffea Canephora Pierre) Dari Bogor, Bandung Dan Garut Dengan Metode DPPH (1,1-Diphenyl-2-Picryhydrazyl).” Fitofarmaka Jurnal Ilmiah Farmasi 8 (1): 59–66. https://doi.org/DOI : 10.33751/jf.v8i1.1172.

Yaqin, MA, and M Nurmilawati. 2015. “Pengaruh Ekstrak Kopi Robusta (Coffea Robusta) Sebagai Penghambat Pertumbuhan Staphylococcus Aureus.” Seminar Nasional XII Pendidikan Biologi FKIP UNS, 867–72.
Diterbitkan
2023-06-27
Bagaimana Mensitasi
Nurhayati, N., Septiarini, A. D., & Aisyah, P. (2023). Uji Ekstrak Biji Kopi Hijau (Coffea canephora var. robusta) terhadap Bakteri Propionibacterium acnes dan Staphyolococcus aureus Secara Difusi. Publikasi Penelitian Terapan Dan Kebijakan, 6(1), 56-64. https://doi.org/https://doi.org/10.46774/pptk.v6i1.529