PENGARUH AIR SEDUHAN KELOPAK BUNGA ROSELLA (Hibiscus sabdariffa L.) TERHADAP KELARUTAN ION KALSIUM GIGI PERMANEN ( in Vitro)

Vitri Nurilawaty(1), Nur Adiba Hanum(2), Sri Wahyuni(3)

(1) Politeknik Kesehatan Kemenkes Palembang Jurusan Kesehatan Gigi
(2) Politeknik Kesehatan Jur.Keperawatan Gigi Palembang
(3) Politeknik Kesehatan Jur.Keperawatan Gigi Palembang
() Korespondensi Penulis
Abstrak Dilihat: 1118 , PDF Unduh: 809
Kata Kunci: Air seduhan bunga Rosella, Demineralisasi, Ion Kalsium

Abstrak

Kerusakan email terutama terjadi karena proses demineralisasi mineral hidroksi apatit email gigi akibat proses kimia. Kondisi demineralisasi terjadi bila pH mulut dibawah titik kritis (pH<5,5), disebabkan karena kondisi asam di rongga mulut, antara lain karena konsumsi minuman yang mengandung asam seperti jus buah, minuman beralkohol dan minuman bersoda. Salah satu
tumbuhan yang dapat mencegah berbagai penyakit adalah Rosella (Hibiscus sabdariffa L.). Kelopak bunga rosella mengandung asam sitrat dan asam malat yang tinggi, sehingga memberikan sensasi rasa asam segar pada minuman herbal rosella. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh air seduhan kelopak bunga rosella terhadap kelarutan ion kalsium pada gigi permanen. Sampel penelitian adalah 25 gigi premolar permanen rahang atas yang bebas karies, dibagi 5 kelompok. Tiap kelompok direndam dalam seduhan kelopak bunga rosella 1%, 2%, 4%, aquadest dan minuman bersoda. Lama perendaman gigi dalam air seduhan selama 3,5 hari. Pengukuran kadar kalsium yang terlepas dari email menggunakan Spektrofotometer Serapan Atom. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang bermakna antar konsentrasi seduhan kelopak bunga rosella dalam melarutkan ion kalsium gigi permanen. Kadar kelarutan ion kalsium gigi permanen yang direndam dalam air seduhan bunga rosella 1% sebesar 128,7 ppm, seduhan 2% sebesar 94,5 ppm, seduhan 4% sebesar 54,2 ppm. Kesimpulan penelitian adalah air seduhan bunga rosella mempunyai pengaruh yang bermakna dalam melarutkan ion kalsium gigi permanen. Semakin tinggi konsentrasi seduhan bunga rosella, semakin kecil kadar kelarutan ion kalsium gigi permanen.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

1. Departemen Kesehatan Republik Indonesia. 1995. Farmakope Indonesia edisi IV.
2. Ilyas, Muhammad. 2006. Perbedaan kadar kasium dalam saliva sebelum dan sesudah mengkonsumsi miunuman ringan yang mengandung asam sitrat. Jurnal Ilmiah dan Teknologi Kedokeran Gigi FKG UPDM (B) volume 3 Nomor 3, Jakarta.
3. Devi Maria. 2009. Dahsyatnya khasiat Rosella. Cemerlang Publishing. Yogyakarta.
4. Maryani Herti. 2009. Khasiat dan Manfaat Rosella. Agromedia. Jakarta.
5. Nizamuddin, M. 1999.Pengaruh Pemberian Monosodium glutamat peroral pada Berat Badan dan Berat Testis. Lembaga Penelitian Universitas YARSI. Jurnal Kedokteran Yarsi. Volume 7. No 1, hal 63-69.
6. Nurilawaty, V. Hanum, NA, Karneli. 2009. Pengaruh Efek Antibakteri Ekstrak Bunga Rosella (Hibiscus sabdariffa L.) terhadap Zona
Pertumbuhan Bakteri Streptokokus Mutans. Politeknik Kesehatan Palembang Kemenkes RI.
7. Sopiyudin Dahlan. 2004. Statistika untuk Kedokteran dan Kesehatan : Uji hipotesis. Cetakan I. PT. Arkansas. Jakarta.
8. Santosa, DN., Juli 2005. Berbagai faktor Fisiologis Pulpa yang berperan pada persepsi nyeri Gigi. Majalah Ilmiah Kedokteran Gigi. Hal 345-355.
9. Sutanto Priyo H. 2001. Analisa Data. Fakultas Kesehatan Masyarakat. Universitas Indonesia, Jakarta.
10. Van Rensburg, B.G.Jansen. 1995. Oral Biology. Quintessence Publishing Co, Inc. Germany.
Diterbitkan
2020-07-01
Bagaimana Mensitasi
Nurilawaty, V., Hanum, N., & Wahyuni, S. (2020). PENGARUH AIR SEDUHAN KELOPAK BUNGA ROSELLA (Hibiscus sabdariffa L.) TERHADAP KELARUTAN ION KALSIUM GIGI PERMANEN ( in Vitro). Publikasi Penelitian Terapan Dan Kebijakan, 7(3). Diambil dari https://ejournal.sumselprov.go.id/pptk/article/view/266