TINJAUAN EKSTENSIFIKASI BARANG KENA CUKAI PADA TAS PLASTIK
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemungkinan pengenaan cukai tas plastik berdasarkan UU 39/2007 dan upaya Pemerintah untuk melindungi lingkungan melalui cukai tas plastik. Penelitian ini menggunakan teknik studi literatur. Data dikumpulkan melalui penelitian kepustakaan yang berhubungan dengan topik kajian untuk mendapatkan data sekunder. Sifat penelitian ini adalah deskriptif analitis karena berusaha memberikan deskripsi tentang obyek yang diteliti dan menganalisisnya dengan teori ekonomi dan perundangan-undangan yang berlaku. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, diperoleh kesimpulan bahwa tas plastik memenuhi syarat dikenakan cukai atau dikategorikan sebagai Barang Kena Cukai karena memiliki sifat dan karakteristik sebagai Barang Kena Cukai sebagaimana dimaksud dalam pasal 2 ayat (1) UU 39/2007 tentang Perubahan Atas Undang Undang Nomor 11 Tahun 1995 Tentang Cukai. Pengenaan cukai pada tas plastik didasarkan pada upaya menjaga/memberikan perlindungan terhadap keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan melalui pengendalian/pembatasan peredarannya. Upaya Pemerintah untuk mengurangi dampak negatif penggunaan tas plastik dapat dilakukan melalui pengenaan cukai tas plastik dengan jalan mengusulkan tas plastik sebagai Barang Kena Cukai (BKC) dalam pembahasan RAPBN dan melakukan sosialisasi cukai tas plastik kepada pihak internal dan eksternal pemerintah .
Unduhan
Referensi
Environmental Economics. Lund University-Swedia.
2. Chandra, Esther Maria dan Rini Gufraeni. 2009. Kajian Ekstensifikasi Barang Kena Cukai pada Minuman Ringan Berkabonasi. Jurnal Bisnis & Birokrasi, Jurnal Ilmu Administrasi dan Organisasi. Jakarta.
3. Dikgang, Johane dan Martine Visser. 2010. Behavioral Response to Plastic Bag Legislation in Bostwana. Environment for Development. Cape Town, South Africa.
4. Fuad, Noor, dkk. 2004. Dasar-dasar Keuangan Publik. BPPK Kementerian Keuangan. Jakarta
5. ------------. 2006. Keuangan Publik. BPPK Kementerian Keuangan. Jakarta.
6. Gupta, Kanupriya. 2011. Consumer Responses to Incentives to Reduce Plastic Bag Use: Evidence from a Field Experiment in Urban India. South Asian Network for Development and Environmental Economics (SANDEE). Kathmandu- Nepal.
7. Gusmayanti, Irma, Selvy Anissa Ramadhani, dan Muhammad Iqbal. 2011. Pengenaan Harga Kantong Plastik Sebagai Upaya Mereduksi Penggunaan Kantong Plastik di Depok, Jawa Barat. Fakultas Hukum Universitas Indonesia. Depok.
8. Haoran He. 2010. The Effects of an Environmental Policy on Consumers: Lessons from the Chinese Plastic Bag Regulation. Working Paper in Economics. Department of Economics-School of Business, Economics and Law. University of Gothenburg, Swedia.
9. M., Ali Purwito. 2009. Kepabeanan dan Cukai (Pajak Lalu Lintas Barang) Teori dan Aplikasi-Edisi Revisi. Kajian Hukum Fiskal FHUI bekerja sama dengan Badan Penerbit Fakultas Hukum Universitas Indonesia. Jakarta.
10. Noveriana, Yustia. 2011. Perancangan Media Kampanye Mengurangi Penggunaan Kantong Plastik. Fakultas Desain Universitas Komputer Indonesia. Bandung.
11. Surono. 2007. Pengaruh Kebijakan Cukai, Fasilitas Penundaan dan Tingkat Produksi Terhadap Pungutan Cukai pada Industri Rokok Sumatera Utara. Universitas Sumatera Utara. Medan.
12. ---------. 2011. Mengenal Lebih Dalam Pungutan Cukai dalam Koleksi Artikel. Pusdiklat Bea & Cukai. Jakarta.
13. Smith, Stewart. 2004. Plastic Bags. NSW Parliamentary Library Research Service. New South Wales, Australia.
14. Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
15. Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1995 tentang Cukai.
16. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional.
17. Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1995 Tentang Cukai.
18. Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah.
19. Surono. 2010. Modul Teknis Cukai, 2010. Pusdiklat Bea & Cukai. Jakarta.
20. http://blog.ub.ac.id/deanprastya/2012/05/03/bahan-pengemas/. Tanggal akses 14 Juni 2012.
21. http://digilib.its.ac.id/public/ITSUndergraduate-16335-2506100099-chapter1pdf.pdf. tanggal akses 14 Juni 2012.
22. http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2009/12/bahaya-sampah-plastik-bagilingkungan-dan-kesehatan/. Tanggal akses 14 Juni 2012
23. Antara http://www.dml.or.id/dml5/content/view/155/1/. Tanggal akses 9 Juni 2012.
24. http://www.djarumbeasiswaplus.org/artikel/content/30/Pembuatan-Kemasan-Ramah-Lingkungan-dari-Polylactic-Acid-Berbasis-UbiKayu-%28Manihot-esculenta%29/, Tanggal akses 29 Mei 2012.
25. http://finance.detik.com/read/2011/08/03/172358/1695847/1036/industriplastik-tolak-rencana-kewajibanolah-sampah. tanggal akses 9 Juni 2012.
26. http://www.kemenperin.go.id/artikel/2924/Bisnis-Makanan-dan-Otomotif-Dongkrak-Bisnis-Industri-Plastik. tanggal akses 14 Juni 2012.
27. http://nasional.jurnas.com/halaman/15/2011-06-28/174574. Tanggal akses 14 Juni 2012.
28. http://www.businessnews.co.id/ekonomi-bisnis/tingkat-konsumsi-plastikindonesia-masih-rendah.php.tanggal akses 14 Juni 2012.
29. http://www.medanbisnisdaily.com/news/read/2011/02/21/20548/aprindo_minta_insentif_program_ramah_lingkungan/#.T9KsRIFdCgc. Tanggal akses 9 juni 2012.
30. http://www.medanbisnisdaily.com/news/read/2011/02/21/20548/aprindo_minta_insentif_program_ramah_lingkungan/#.T9gtLVKT_IM. Tanggal akses 13 Juni 2012.
31. Badan Standardisasi Nasional. SNI Perkuat Daya Saing Bangsa. Diunduh www.bsn.go.id/files/1704711
genapsnibuku/BAB_8. Tanggal akses 2 November 2012.














