PENGETAHUAN, SIKAP DAN PERILAKU MASYARAKAT YANG BERKAITAN DENGAN PENYAKIT TUBERKULOSIS (TB) PARU DI PUSKESMAS KOTO KATIK KOTA PADANG PANJANG (SUMATERA BARAT)

Yulfira Media(1)

(1) Bappeda Provinsi Sumatera Barat
() Korespondensi Penulis
Abstrak Dilihat: 2573 , PDF Unduh: 1280
Kata Kunci: Tuberkulosis, pengetahuan, sikap, perilaku

Abstrak

Penelitian pengetahuan, sikap dan perilaku masyarakat yang berkaitan dengan TB Paru telah dilakukan di Puskesmas Koto Katiak, Kota Padang Panjang pada tahun 2012. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengetahuan, sikap dan perilaku masyarakat yang berkaitan dengan TB Paru. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif, pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan Focus Group Discussion (FGD) dengan beberapa informan tokoh masyarakat tersebut, pengobat tradisional, dan kader. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan mereka tentang penyakit TB relatif baik, Namun, sebagian masyarakat lainnya masih beranggapan bahwa penyebab penyakit TB Paru adalah berkaitan dengan hal-hal yang ghaib/magic dan karena keturunan. Persepsi sebagian masyarakat bahwa penyakit yang dialaminya adalah batuk biasa, ternyata berpengaruh pada munculnya sikap kurang peduli dari masyarakat terhadap akibat yang dapat ditimbulkan oleh penyakit TB Paru. Perilaku dan kesadaran sebagian masyarakat untuk memeriksakan dahak dan menggunakan fasilitas pelayanan kesehatan masih kurang, karena mereka malu dan takut divonis menderita TB Paru.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Author Biography

Yulfira Media, Bappeda Provinsi Sumatera Barat

Jl. Khatib Sulaiman No.25 Padang Hp.081374363705

Referensi

1. Departemen Kesehatan, 2007. Pedoman Nasional Penanggulangan Tuberkulosis. Edisi 2, cetakan pertama.
2. Departemen Kesehatan , 2010. Laporan Hasil Riset Kesehatan Dasar tahun 2010.
3. Dinas Kesehatan, 2007. Profil Kesehatan Tahun Sumatera Barat 2007. Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat.
4. Dinas Kesehatan, 2005. Profil Kesehatan Provinsi Sumatera Barat Tahun 2005. Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat.
5. Dinas Kesehatan, 2006. Profil Kesehatan Tahun Sumatera Barat 2006. Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat.
6. Dinas Kesehatan, 2009. Kebijakan Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat Dalam Penanggulangan Penyakit TB.
7. Dinas Kesehatan Kota Padang Panjang, 2009. Laporan Program P2TB Paru Kota Padang Panjang Tahun 2009
8. Departemen Kesehatan, 2006. Studi Prevalensi dan Faktor Resiko Penyakit Tuberkulosis (TB) Paru di Sumatera Barat. Poli Teknik Kesehatan Padang
9. Departemen Kesehatan, 1999. Rencana Pembangunan Kesehatan Menuju Indonesia Sehat 2010.
10. Foster, George M. dan Anderson, B. G., 1986. Antropologi Kesehatan (Terjemahan oleh Priyanti Pakan S. dan Meutia F. Hatta. Jakarta UI Press.
11. Sarwono, Solita, 1997. Sosiologi Kesehatan Beberapa Konsep Beserta Aplikasinya. Gajah mada University Press.
12. Departemen Kesehatan, 2001. Buku Pedoman Penyusunan Strategi KIE. Direktorat Jenderal Pemberantasan Penyakit Menular dan Penyehatan Lingkungan Pemukiman.
13. Elfemi, Nilda, 2003. Aspek Sosial Kultural Dalam Perawatan Kesehatan, di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Tesis pada Program Pasca Sarjana Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia.
14. Tobing, Tonny L, 2009. Pengaruh Perilaku Penderita TB Paru dan Kondisi Rumah terhadap Pencegahan Potensi Penularan TB Paru pada Keluarga di Kabupaten Tapanuli Utara. Tesis Pasca Sarjana Universitas Sumatera Utara.
15. Woro, Oktia, 2005. Tuberkulosis (TB) dan Faktor-faktor yang Berkaitan. Jurnal Epidemiology Indonesia, Volume 7 Edisi I.
Diterbitkan
2020-07-01
Bagaimana Mensitasi
Media, Y. (2020). PENGETAHUAN, SIKAP DAN PERILAKU MASYARAKAT YANG BERKAITAN DENGAN PENYAKIT TUBERKULOSIS (TB) PARU DI PUSKESMAS KOTO KATIK KOTA PADANG PANJANG (SUMATERA BARAT). Publikasi Penelitian Terapan Dan Kebijakan, 5(3). https://doi.org/https://doi.org/10.46774/pptk.v5i3.218