ANALISIS FAKTOR RESIKO PENULARAN HIV/AIDS DI KOTA MEDAN
Abstrak
HIV/AIDS merupakan salah satu masalah kesehatan Global. Di seluruh negara saat ini sedang terancam dengan penyebaran virus yang mematikan ini. Tidak hanya di negara maju, tetapi juga di negara sedang berkembang seperti Indonesia, termasuk di Kota Medan.Berbagai faktor resiko penyebab HIV/AIDS, seperti: hubungan sex bebas (beresiko), pemakaian jarum suntik narkoba, penularan melalui transfusi darah, dan transmisi dari ibu ke anak. Di samping itu faktor karakteristik juga berperan terhadap resiko penularan HIV/AIDS, seperti umur, jenis, pekerjaan, dan pendidikan.Desain penelitian ini Kasus Kontrol, dengan 230 sampel (115:115). Data diambil dari pasien HIV/AIDS dan Kontrol yang dirawat inap di Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik Medan tahun 2010, yang berdomisili di Kota Medan. Dilakukan Analisis Deskriptif, Bivariat (Uji Chi-Square), dan Multivariat (Uji Regressi Logistik), dengan Program SPSS For Windos 17. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan yang signifikan pada tingkat kepercayaan 95 % pada variabel : Pemakai jarum suntik narkoba (P=0,000), Hubungan sex bebas (P=0,000), Kelompok umur 15 – 24 tahun, 25-34 tahun, 35-44 tahun (P=0,000), jenis kelamin Laki-laki (P=0,000), Tidak bekerja, Wiraswasta, Pegawai Swasta (P= 0,000), Pendidikan SD, SLTP (P=0,000), SLTA (P=0,001). Uji Multivariat menunjukkan faktor resiko yang dominan terhadap penularan HIV/AIDS di Kota Medan adalah: Pemakaian jarum suntik narkoba (OR=66,551), hubungan sex bebas (OR=25,419), Pendidikan (OR=2,653), Pekerjaan (OR= 2,288).
Unduhan
Referensi
2. M. Nursalam, 2007. Asuhan Keperawatan Pada Pasien Terinfeksi Hiv/Aids. Penerbit Salemba Medika. Jakarta.
3. Bhisma Murti, 1997. Prinsip Dan Metode Riset Epidemiologi., Gadjah Mada University Press. Yogyakarta. 4. S. Sudigdo, 2002. Dasar-Dasar Metode Penelitian Klinis. Edisi Kedua. Jakarta.
5. Sutanto Priyo Hastono, 2001. Modul Analisis Data, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia.
6. Wadoyo, G.2007. Awas Hiv-Aids. Penerbit Dinamika Media. Jakarta.
7. M. Tanjung, 2004. Kenali Kejahatan Narkoba Hiv-Aids. Lembaga Terpadu Pemasyarakatan Anti Narkoba. Jakarta.
8. Sukidjo Notoadmodjo, S., 2007. Kesehatan Masyarakat Ilmu Seni., Penerbit Rineka Cipta. Jakarta.
9. N.N. Noor, 1997. Pengantar Epidemiologi Penyakit Menular. Penerbit Rineka Cipta. Jakarta
10. G. Muninjawa, 1999. Aids Di Indonesia Masalah Dan Kebijakan Penanggulangannya. Penerbit Buku Kedokteran Egc. Jakarta.
11. Indan.Enjang , 2002. Ilmu Kesehatan Masyarakat, PT. Citra Adiya bakti, Bandung.
12. Herawani 2002. Pendidikan Kesehatan dalam Keperawatan, Cetakan Kedua, Jakarta.
13. W. Duarsa, 2007. Infeksi Menular Seksual, Balai Penerbit Fk- Ui.Jakarta.Entjang, Indan., 2000. Ilmu Kesehatan Masyarakat, PT.Citra Adiya Bakti, Bandung.Hastono, S.P., 2001. Modul Analisis Data . Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia.














