APLIKASI TIGA SISTEM TANAM BUDIDAYA PADI PADA LEBAK DANGKAL DESA SUGIWARAS KABUPATEN OKI SUMATERA SELATAN
Abstrak
Tanam padi dengan tipe tanam jajar legowo merupakan pengelolaan jarak tanam dan pengaturan cara tanam sehingga diperoleh ruang tumbuh yang optimal bagi pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Sistem jajar legowo adalah salah satu sistem penataan terhadap jarak tanam yang didalamnya terdapat tipe tanam jajar legowo. Tujuan untuk mendapatkan tipe tanam jajar legowo yang baik bagi pertumbuhan dan produksi padi rawa lebak. Perlakuan meliputi: tipe tanam jajar legowo 2 : 1 (dua baris tanaman mendapatkan sisipan (jarak 25x12,5 cm) dengan diselingi satu legowo jarak 50 cm, tipe tanam jajar legowo 4:1 (empat baris tanaman dimana baris pertama dan baris keempat mendapatkan sisipan (jarak 25x12,5 cm) diselingi satu legowo jarak 50 cm dan jarak tanam tegel (25x25 cm). Data yang dikumpulkan meliputi : tinggi tanaman, jumlah anakan produktif, jumlah gabah per malai, jumlah gabah isi per malai dan produksi. Metoda yang digunakan adalah pengamatan langsung di lapangan. Data yang diperoleh disusun secara tabulasi dan dianalisis dengan uji statistik yaitu uji kesamaan nilai tengah (uji–t). Hasil kajian menunjukkan bahwa tipe tanam jajar legowo 2:1 tidak berbeda nyata dengan jajar legowo 4:1 tetapi berbeda nyata dengan jarak tanam tegel terhadap produksi dengan selisih 0,9 ton GKP/ha.
Unduhan
Referensi
Donggulo, Candra V, Iskandar M Lapanjang, and Usman Made. 2017. “PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN PADI (Oryza Sativa L) PADA BERBAGAI POLA JAJAR LEGOWO DAN JARAK TANAM Growth and Yield of Rice (Oryza Sativa L.) under Different Jajar Legowo System and Planting Space.” J. Agroland 24 (1): 27–35.
Jonharnas, N. Chairuman dan Syahrul Zen. 2010. Penampilan beberapa galur harapan padi sawah di Deli Serdang Sumatera Utara. Prosiding Seminar Nasional Hasil Penelitian Padi 2009, Buku I. Balai Besar Penelitian Tanaman Padi Sukamandi.
Julian, Witjaksono. 2018. “Kajian Sistem Tanam Jajar Legowo Untuk Peningkatan Produktivitas Tanaman Padi Di Sulawesi Tenggara.” Jurnal Pangan 27 (1). http://jurnalpangan.com/index.php/pangan/article/view/400/326.
Kodir, Kiagus Abdul. 2017. “Aplikasi Sistem Tanam Jajar Legowo 4:1 Pada Penanaman Padi Inpari 14 Di Lahan Sawah Petani Kabupaten OKU Selatan.” Prosiding Seminar Nasional”Inovasi Teknologi Pertanian Modern Mendukung Pembangunan Pertanian Berkelanjutan, no. 1: 364–70. https://doi.org/10.22146/mgi.34838.
Misran, Misran. 2014. “Studi Sistem Tanam Jajar Legowo Terhadap Peningkatan Produktivitas Padi Sawah.” Jurnal Penelitian Pertanian Terapan 14 (2): 106–10. https://doi.org/10.25181/jppt.v14i2.148.
Mustikawati, D.R. 2016. Keragaan beberapa varietas unggul padi di lahan rawa lebak Lampung Selatan. Buletin Inovasi Pertanian Spesifik Lokasi 3(1):57-66
Rois, A Syakur, and Z Basri. 2017. “Uji Adaptasi Padi Unggul Inpara-3 Di Lahan Rawa Lebak Menggunakan Berbagai Paket Pemupukan Adaptif.” J. Agroland 24 (3): 237–41.
Sari, Dia Novita, Sumardi, and Eko Suprijono. 2014. “Pengujian Berbagai Tipe Tanam Jajar Legowo Terhadap Hasil Padi Sawah The Trial on Different Row Planting Types of ‘ Jajar Legowo ’ to Yield of Wetland Paddy” 17 (2): 115–24.
Suhendrata, Tota. 2017. “Pengaruh Jarak Tanam Pada Sistem Tanam Jajar Legowo Terhadap Pertumbuhan, Produktivitas Dan Pendapatan Petani Padi Sawah Di Kabupaten Sragen Jawa Tengah” 13 (2): 188–94.
Suparwoto, Waluyo dan Priatna Sasmita. 2017. Pengembangan tanaman padi varietas Inpari dan Inpara di kelompok penangkar benih pada dua lokasi Di Provinsi Sumatera Selatan. Prosiding Seminar Nasional Dies Natalis ke 54 Fakultas Pertanian Universitas Sriwijaya Palembang, 9 November 2017. Hal:234-241.
Suparwoto, Joni Karman dan Waluyo. 2019. Penampilan Padi Varietas Inpari Di Rawa Lebak Desa Pemulutan UluKabupaten Ogan Ilir Provinsi Sumatera Selatan. JurnalAgronitas 1 (2)(Oktober 2019):9-17
Suparwoto. 2019. Inovasi teknologi budidaya dalam meningkatkan produktivitas di rawa lebak Sumatera Selatan. Dalam: Maesti,M, Siti, S.T, Yovita ,A.D, Vyta, W.H, Nafiah, A (Ed). Inovasi Teknologi Pertanian dalam Pendampingan Berbasis Kawasan Penerbit: IAARD PRESS Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. Jakarta. Hal.77-88.
Suryana, Suryana. 2016. “Potensi Dan Peluang Pengembangan Usaha Tani Terpadu Berbasis Kawasan Di Lahan Rawa.” Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Pertanian 35 (2): 57. https://doi.org/10.21082/jp3.v35n2.2016.p57-68.
Susilo, Joko, Ardian, and Erlida Ariani. 2015. “Pengaruh Jumlah Bibit Per Lubang Tanam Dan Dosis Pupuk N , P Dan K Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Padi Sawah ( Oryza Sativa L .) Dengan Metode SRI.” Jom Faperta 2 (1): 13. https://media.neliti.com.














