Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan http://ejournal.sumselprov.go.id/pptk Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Sumatera Selatan id-ID Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan 1978-5879 FRONT MATTER PUBLIKASI PENELITIAN TERAPAN DAN KEBIJAKAN VOL 4 NO 1 TAHUN 2021 http://ejournal.sumselprov.go.id/pptk/article/view/368 adminpptk sumsel ##submission.copyrightStatement## http://ejournal.sumselprov.go.id/ 2021-06-30 2021-06-30 4 1 STRATEGI RRI (RADIO REPUBLIK INDONESIA) PALEMBANG MEMPERTAHANKAN MINAT PENDENGAR DI ERA DIGITALISASI PENYIARAN http://ejournal.sumselprov.go.id/pptk/article/view/334 <p>Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan mendeskripsikan Strategi Defisi Pemberitaan RRI untuk Mempertahankan Minat Pendengar di Era Digitalisasi Penyiaran. Pendekatan penelitian ini dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Objek pada penelitian ini &nbsp;membahas strategi pemberitan RRI terhadap Konten, Target Audience, Jam Siar, dan SDM. Subjek pada penelitian ini adalah Kepala Pusat Pemberitaan RRI, Reporter Pro 3 RRI, Penyiar Pro 3 RRI, dan Kontributor Pro 3 RRI. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, studi kepustakaan, dan dokumentasi. Berdasarkan penelitian diperoleh strategi yang dilakukan RRI untuk mempertahankan minat pendengar dengan cara (1) membuat program yang melibatkan pendengar, yang mana pendengar dapat mengirimkan dan memberikan informasi kepada masyarakat atau disebut <em>citizen journalism </em>melalui RRI 30 Detik. (2) RRI melakukan siaran selama 24 jam dalam sehari. (3) RRI bekerja sama dengan Pusdiklat, membuat program reporter dan presenter unggulan serta mengadakan diskusi rutin dengan presenter dan reporter di lapangan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkat kulaitas presenter dan reporter, yang mana tugas mereka langsung berhubungan dengan pendengar.Selain itu, dalam hal teknologi untuk memasuki era digitalisasi. (4) &nbsp;RRI menciptakan tiga aplikasi berbasis sistem android dan iOS yang dapat diunduh <em>google store</em> dan <em>Appstore</em> antara lain RRI Play, <em>Be Young</em>, dan RRI 30 Detik.</p> Dwi Maharani ##submission.copyrightStatement## http://ejournal.sumselprov.go.id/ 2021-06-30 2021-06-30 4 1 1 11 10.46774/pptk.v4i1.334 PENGARUH PENGGUNAAN APLIKASI GEOGEBRA BERBASIS TPACK TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA MATERI BANGUN RUANG DI SMA NEGERI 19 PALEMBANG http://ejournal.sumselprov.go.id/pptk/article/view/337 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh penggunaan aplikasi <em>GeoGebra </em>berbasis TPACK terhadap hasil belajar matematika pada materi bangun ruang.&nbsp; Penelitian dilakukan di SMA&nbsp; Negeri 19 Palembang. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMA Negeri 19 Palembang kelas XII IPA Tahun Ajaran 2019/2020 yang terdiri dari tujuh kelas, dan berjumlah sebanyak 251 siswa. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas XII IPA 4 sebanyak 33 orang siswa, yang diambil menggunakan metode <em>Purposif sampling</em>. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah <em>pra-experimental</em> <em>design</em>, dengan desain <em>One Group Pretest-Postest Design</em> (satu kelompok pretest-postes). Hasil pengolahan data diperoleh nilai t-hitung sebesar 4,91 dan t-tabel adalah 2,01. Jika dibandingkan nilai t-hitung dengan t-tabel maka nilai t-hitung &gt; t-tabel, atau 4,91 &gt; 2,01. Berdasarkan kriteria penerimaan atau penolakan Ho, maka Ho ditolak atau Ha diterima, artinya ada pengaruh penggunaan aplikasi GeoGebra terhadap hasil belajar pada materi bangun ruang secara signifikan. Ini menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi GeoGebra berbasis TPACK memiliki pengaruh terhadap hasil belajar matematika pada materi bangun ruang.</p> Refi Elfira Yuliani Heru Heru Efni Lestiyani Sari ##submission.copyrightStatement## http://ejournal.sumselprov.go.id/ 2021-06-30 2021-06-30 4 1 12 17 10.46774/pptk.v4i1.337 INTEGRASI ETNOBIOLOGI DAN KONSERVASI http://ejournal.sumselprov.go.id/pptk/article/view/335 <p>Etnobiologi merupakan salah satu bidang ilmu biologi yang dapat diartikan sebagai evaluasi ilmiah terhadap pengetahuan penduduk tentang biologi, termasuk didalamnya pengetahuan tentang tumbuhan (botani), hewan (zoologi) dan lingkungan alam (etnoekologi). Etnobiologi merupakan subdisiplin ilmu yang relatif baru. Namun etnobiologi telah berkembang dengan pesat. Kajian etnobiologi telah menjadi suatu lintas disiplin ilmu yang khas dan luas, baik secara teori maupun praktik. Etnobiologi saat ini tidak lagi sekedar mengkaji aspek-aspek biologi atau sosial masyarakat secara parsial, melainkan kajian yang bersifat holistik, yakni kajian aspek-aspek sosial penduduk yang terintegrasi dengan sistem ekologi. Dalam mengkaji pengelolaan dan pemanfaatan sumberdaya alam seperti tumbuhan, satwa dan ekosistem lokal yang dilakukan oleh masyarakat tempatan, umumnya menyangkut aspek-aspek sistem sosial dan ekosistem yang terintegrasi. Misalnya menyangkut factor-faktor pengetahuan lokal, pemahaman, kepercayaan, persepsi dan <em>worldview</em>, bahasa lokal, pemilikan/penguasaan sumberdaya lahan, system ekonomi dan teknologi, institusi sosial serta aspek-aspek ekologis seperti biodiversitas, pengelolaan adaptif, daya lenting dan penggunaan sumberdaya alam berkelanjutan. Salah satu masyarakat tempatan Indonesia adalah masyarakat Kerinci yang tinggal di Kabupaten Kerinci Provinsi Jambi. Tulisan ini bertujuan untuk mengulas tentang integrasi etnobologi sebagai bentuk pengetahuan lokal masyarakat Kerinci terhadap sumberdaya alam hayati beserta eksositemnya dengan konservasi sebagai bentuk pengetahuan modern.Adapun metode penulisan dilakukan dengan cara kualitatif (<em>etnografi</em>).&nbsp; Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa masyarakat Kerinci telah memiliki pengetahuan yang baik terhadap sumberdaya alam hayati dan ekosistem yang ada di sekitar mereka, dan dari hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa pengetahuan yang mereka miliki telah terintegrasi dengan konservasi modern.</p> Asvic Helida ##submission.copyrightStatement## http://ejournal.sumselprov.go.id/ 2021-06-30 2021-06-30 4 1 18 25 10.46774/pptk.v4i1.335 DETERMINASI AMPEROMETRIK SENYAWA HIDRAZINA MENGGUNAKAN ELEKTRODA CUS/RGO-CP TERMODIFIKASI http://ejournal.sumselprov.go.id/pptk/article/view/339 <p>Tembaga sulfida (CuS) merupakan material semikonduktor tipe-p yang dapat digunakan pada aplikasi sensor elektrokimia. CuS dimodifikasi dengan material Graphene oksida tereduksi (rGO) pada permukaan elektroda <em>carbon paper </em>(<em>CP</em>) untuk meningkatkan mobilitas elektron dan konduktivitas elektronik CuS yang rendah. Material CuS/rGO-CP ini kemudian digunakan sebagai material sensor senyawa Hidrazina yang terdapat pada air limbah. CuS-rGO disintesa melalui reaksi solvotermal pada temperatur 200<sup>o</sup>C, dimana dihasilkan bentuk CuS <em>nanosphere</em> dengan ukuran 220 nm yang terdekorasi pada permukaan rGO. Hasil uji cyclic voltammetry dan amperometri menunjukkan bahwa elektroda CuS/rGO-CP memiliki respon elektronik dan stabilitas material yang lebih baik dibandingkan elektroda CuS-CP. Selain itu, CuS/rGO-CP juga memiliki kestabilan yang baik terhadap interferensi seperti K<sup>+</sup>, SO<sub>4</sub><sup>2-</sup>, PO<sub>4</sub><sup>3-</sup>, Na<sup>+</sup> dan Cl<sup>-</sup>, dengan standar deviasi sebesar 5,5% (n=3). Selanjutnya, dari hasil uji <em>reproducibility,</em> elektroda CuS/rGO-CP menunjukkan hasil yang baik yaitu sebesar 1,8% (n=3) pada standar deviasi relatif. Dari hasil analisa yang dilakukan disimpulkan bahwa material elektroda CuS/rGO-CP memiliki potensi yang baik sebagai material sensor senyawa Hidrazina, selain merupakan elektroda yang ramah terhadap lingkungan.</p> Dian Kharismadewi Sri Martini ##submission.copyrightStatement## http://ejournal.sumselprov.go.id/ 2021-06-30 2021-06-30 4 1 26 34 10.46774/pptk.v4i1.339 TEKNOLOGI MEMBRAN ULTRAFILTRASI UNTUK PENGELOLAAN AIR LIMBAH PENCUCIAN INDUSTRI TEKSTIL ECO-PRINT http://ejournal.sumselprov.go.id/pptk/article/view/342 <p>Membran hidrofobik mikro untuk air limbah tekstil telah ditinjau dan didiskusikan secara ekstensif. Banyak penelitian mencoba menggunakan membran polivinilidena fluorida (PVDF) untuk memisahkan air limbah tekstil. Menggunakan membran hidrofobik, air limbah tekstil biasanya diproduksi sebagai permeat. Sedangkan membran hidrofilik dapat menghasilkan air yang bebas lemak dan kandungan bahan organik yang merembes. Membran PVDF telah dimodifikasi dengan perlakuan kimia untuk mendapatkan polimer yang berfungsi sesuai untuk persiapan membran dengan meningkatkan hidrofilisitas dan ketahanan terhadap pengotoran. Hasil penelitian ini menghasilkan permukaan luar PVDF membran berongga. Hasil dari analisis AFM mengungkapkan bahwa permukaan membran tidak mulus dan struktur seperti nodul dan agregat nodul terbentuk pada permukaan membran PVDF. Derajat kekasaran permukaan (Ra) dihasilkan masing-masing sebagai 12,28 nm, 18.65 nm dan 20,58 nm untuk PVDF dengan 3% TiO<sub>2</sub>, PVDF dengan 5% TiO<sub>2 </sub>&nbsp;dan PVDF dengan 10% TiO<sub>2</sub>. Hal ini dapat meningkatkan fluks mencapai 142,92 L/ m2h dengan pengurangan persentase COD sebesar 90,08%, BOD sebesar 85,92% dan TOC sebesar 92,34%.</p> Erna - Yuliwati Sri Martini Ani Melani ##submission.copyrightStatement## http://ejournal.sumselprov.go.id/ 2021-06-30 2021-06-30 4 1 35 42 10.46774/pptk.v4i1.342 AKTIVITAS PERIKANAN TANGKAP DI DANAU TONDANO KABUPATEN MINAHASA SULAWESI UTARA http://ejournal.sumselprov.go.id/pptk/article/view/343 <p>Perikanan tangkap merupakan kegiatan perikanan yang banyak dilakukan di perairan darat termasuk di perairan danau. Aktivitas penangkapan di perairan danau umumnya masih terbatas pada pemenuhan untuk konsumsi sendiri atau dijual di sekitar tempat tinggal. Danau Tondano merupakan danau vulkanik terluas di Sulawesi Utara. Aktivitas perikanan di Danau Tondano terdiri atas budidaya dan penangkapan. Penelitian dilakukan di Danau Tondano pada tahun 2016 dengan mewakili musim hujan dan kemarau. Pengumpulan data dilakukan melalu survey inventarisasi dan wawancara dengan nelayan. Hasil penelitian menunjukkan aktivitas penangkapan di Danau Tondano masih menggunakan alat dan cara yang sederhana. Ada 11 jenis alat tangkap yang digunakan di Danau Tondano yang termasuk alat tangkap pasif (igii/<em>trap</em>, bagan nike, jaring insang/<em>gillnet</em>) dan alat tangkap aktif (sibu sibu/<em>scoop net</em>, pancing/<em>hand line</em>, palo palo renga’, sosoroka/<em>spear</em>, turah/spear, serok/<em>scoop net</em>, jala/<em>cast net</em>, dan jubi/<em>harpoon</em>). Alat tangkap jaring insang merupakan alat tangkap yang paling sering digunakan di Danau Tondano, selektif terhadap ukuran ikan, sehingga ramah lingkungan dan populasi ikan tetap terjaga.</p> Safran Makmur Subagja Subagdja Dina Muthmainnah Nego Elvis Bataragoa ##submission.copyrightStatement## http://ejournal.sumselprov.go.id/ 2021-06-30 2021-06-30 4 1 43 50 10.46774/pptk.v4i1.343