STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA MADU HUTAN BERBASIS KELAYAKAN BISNIS DAN PERAN KESATUAN PENGELOLA HUTAN LAKITAN DI KABUPATEN MUSI RAWAS PROVINSI SUMATERA SELATAN
Abstrak
Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) Menganalisis peran serta kepentingan Kesatuan Pengelola Hutan Lakitan Kabupaten Musi Rawas dalam pengembangan usaha madu, (2) Menganalisis kelayakan finansial pengelolaan madu hutan di Kesatuan Pengelola Hutan Lakitan Kabupaten Musi Rawas dan untuk (3) Menganalisis strategi pengembangan madu hutan di KPH Lakitan Kabupaten Musi Rawas berdasarkan kelayakan finansial dan hasil pemetaan peran dan kepentingan Kesatuan Pengelola Hutan Lakitan. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari 20 orang dimana 3 orang diantaranya merupakan sampel pakar yang berasal dari internal KPH Lakitan dan 17 orang diantaranya merupakan petani pemburu madu hutan. Hasil penelitian ini menunjukan hasil pemetaan peran dan kepentingan KPH Lakitan dominan berada pada kuadran B yang berarti kontribusi fasilitas dan keterlibatan pemangku kepentingan serta kontribusi SDM dan keterkaitan antar program dari tahap perencanaan sampai dengan tahap monitoring telah dilaksanakan dengan baik. Sedangkan hasil dari analisis kelayakan finansial menunjukan bahwa usaha pengelolaan madu hutan layak untuk dilanjutkan, karena hasil perhitungan NPV bernilai positif atau NPV>0 yang berarti usaha ini dapat menguntungkan. Selanjutnya dari hasil analisis SWOT pengelolaan madu hutan KPH Lakitan maka strategi yang dapat dibentuk adalah perumusan strategi S-O yaitu dengan memanfaatkan dukungan pemerintah dalam memperluas jaringan pemasaran dan mengembangkan teknologi budidaya lebah madu.
Kata Kunci: Kelayakan Finansial, Kepentingan, Madu Hutan, Peran.
Unduhan
Referensi
Arawwawala, Menuka, and sujatha Hewageegana. 2017. “Health Benefits and Traditional Uses of Honey: A Review.” Journal of Apitherapy 2 (1): 9. https://doi.org/10.5455/ja.20170208043727.
Chala Kinati. 2012. “Opportunities and Challenges of Honey Production in Gomma District of Jimma Zone, South-West Ethiopia.” Journal of Agricultural Extension and Rural Development 4 (4): 85–91. https://doi.org/10.5897/jaerd11.047.
Dinas Kehutanan Musi Rawas. 2014. “Rencana Pengelolaan Hutan Jangka Panjang Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi Unit V Rawas.” Kabupaten Musi Rawas.
Fakultas Peternakan IPB. 2019. “Prospek Agribisnis Lebah Madu.” 2019.
Hatta, Hendrixon. 2019. “Penentuan Pola Kemitraan Di Science Techno Park (STP) Sumatera Selatan.” Publikasi Penelitian Terapan Dan Kebijakan 2 (1): 84–89. https://doi.org/10.46774/pptk.v2i1.91.
———. 2020. “Sektor Unggulan Sumatera Selatan Dengan Pendekatan Model Location Quotient Dan Shift-Share.” Jurnal Borneo Akcaya 6 (1): 74–83. https://doi.org/10.51266/borneoakcaya.v6i1.152.
Kartodihardjo, Hariadi, Bramasto Nugroho, and Haryanto R Putro. 2011. Forest Management Unit Development - Concept, Legislation and Implementation. Jahkarta: Directorate of Area Management and Preparation of Forest Area Utilisation, Ministry of Forestry.
Lilja, Frida. 2017. “Partnership as a Solution for Neighborhood Improvement ?,” no. August. https://doi.org/10.13140/RG.2.2.15342.92488.
Pitcher, T. J., M. E. Lam, C. Ainsworth, A. Martindale, K. Nakamura, R. I. Perry, and T. Ward. 2013. “Improvements to Rapfish: A Rapid Evaluation Technique for Fisheries Integrating Ecological and Human Dimensions A.” Journal of Fish Biology 83 (4): 865–89. https://doi.org/10.1111/jfb.12122.
Sub Direktorat Informasi Spasial dan Dokumentasi - KLHK. 2022. “Sinpasdok KPH+.” 2022.
Subagyo, P Joko. 2006. Metode Penelitian Dalam Teori Dan Praktek. 5th ed. Jakarta: Rineka Cipta.
Walters, Cory, and Glennis Mcclure. 2021. “2022 Cost of Production Increases , Expected Profit and Navigating a Riskier Financial Environment.” 2022 Cost of Production Increases, Expected Profit and Navigating a Riskier Financial Environment 21 (1006): 1–4.














