DAYA HASIL VARIETAS CABAI MERAH DENGAN TEKNOLOGI PROLIGA DI LAHAN KERING KABUPATEN OGAN ILIR SUMATERA SELATAN

Suparwoto Suparwoto(1 ), Joni Karman(2), Waluyo Waluyo(3)

(1) Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Sumatera Selatan
(2) Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Sumatera Selatan
(3) Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Sumatera Selatan
() Korespondensi Penulis
Abstrak Dilihat: 559 , PDF Unduh: 423
Kata Kunci: cabai merah, daya hasil, proliga, varietas

Abstrak

Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Tanjung Pering, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan di lahan petani dengan agroekosisten lahan kering, dimulai Februari 2020 sampai Agustus 2020.Adapun tujuan daripada penelitian ini untuk mengetahui daya hasil darike-empat varietas cabai merah yang ditanam dengan menerapkan komponen teknologi proliga.  Luasdemplot 4000 m². Perlakuan varietas unggul cabai merah yakni: Tanjung-2, Lembang-1, Inata Agrihorti berasal dari Balai Penelitian Tanaman Sayuran dan AYU (eksisting).Teknologi yang digunakan yaitu teknologi proliga menerapkan lima komponen teknologi. Data yang dikumpulkan meliputi :  tinggi tanaman, jumlah cabang, berat buah/tanaman, panjang buah, berat 100 buah dan produksi.   Metoda yang digunakan adalah pengamatan langsung di lapangan. Data yang diperoleh disusun secara tabulasi dan dianalisis dengan uji statistik yaitu uji kesamaan nilai tengah (uji–t). Berdasarkan hasil analisis statistic bahwa Produksi tertinggi dicapai oleh varietas Lembang-1(11 ton/ha) diikuti oleh AYU (9,8 ton/ha), Tanjung-2 (9,5 ton/ha) dan produksi terendah Inata AgriHorti (3,8 ton/ha).

Kata kunci: Cabai merah, daya hasil, proliga, varietas

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Author Biography

Joni Karman, Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Sumatera Selatan

Produktivitas petani cabai merah di Sumatera Selatan masih jauh di bawah produktivitas nasional.. Teknologi proliga dengan komponen teknologi varietas unggul, peningkatan populasi tanaman dengan system tanam 2:1 zig zag, persemaian sehat, pengelolaan tanah, air, pupuk, dan pengendalian hama dan penyakit terpadu dapat diaplikasikan untuk meningkatkan produktivitas. Tujuan dari pada penelitian untuk mengetahui daya hasil dari ke-tiga varietas cabai merah yang ditanam dengan menerapkan komponen teknologi proliga. Perlakuan varietas unggul cabai merah yakni: Tanjung-2, dan Lembang-1 berasal dari Balai PenelitianTanaman Sayuran dan AYU (eksisting). Data yang diperoleh disusun secara tabulasi dan dianalisis dengan uji statistik yaitu uji kesamaan nilai tengah (uji–t).Data yang dikumpulkan meliputi: tinggi tanaman, jumlah cabang/tanaman, berat buah/tanaman, panjang buah, berat 100 buah dan produksi. Berdasarkan hasil analisis statistic bahwa produksi tertinggi dicapai oleh varietas Lembang-1(11 t/ha) diikut ioleh AYU (9,8 t/ha), Tanjung-2 (9,5 t/ha).

Referensi

Apriyani, I. 2019. Programa Desa Tanjung Pering Kecamatan Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir. Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan.

Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Selatan. 2018. Provinsi Sumatera Selatan dalam Angka. BPS Provinsi Sumatera Selatan.

Dermawan, Rahmansyah, Muh. Farid B. D. R., Ifayanti Ridwan Saleh, and Reni Syarifuddin. 2019. “Respon Tanaman Cabai Besar (Capsicum Annuum L.) Terhadap Pengayaan Trichoderma Pada Media Tanam Dan Aplikasi Pupuk Boron.” Jurnal Hortikultura Indonesia 10 (1): 1–9. https://doi.org/10.29244/jhi.10.1.1-9.

Galib, R. 2016. "Usahatani Cabai Besar Menggunakan Pestisida Nabati di Lahan Lebak Dangkal Desa Hamayung, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalimantan". Prosiding Seminar Nasional Dalam Ekspose Inovasi Teknologi BPTP Jawa Tengah, 845–851

Kusmana, K. Yenny, and D. Diny. 2018. “Uji Daya Hasil Tujuh Genotipe Cabai Rawit Pada Ekosistem Dataran Tinggi Pangalengan, Jawa Barat.” Jurnal Produksi Tanaman 6 (5): 915–21.

Lisdayani, Lisdayani, Marheni Marheni, and Darma Bakti. 2017. “Identifikasi Keanekaragaman Musuh Alami Dengan Menggunakan Tanaman Perangkap Dalam Mengurangi Populasi Kutu Kebul Pada Pertanaman Cabai Merah.” Prosiding SEMDI-UNAYA (Seminar Nasional Multi Disiplin Ilmu UNAYA) 1 (1): 11–19.

Marpaung, I.S., Y. Juwita, and J. Amirullah. 2016. “Kajian Budidaya Cabai Ramah Lingkungan Di Lahan Kering Sumatera Selatan.” In Prosiding Seminar Nasional Dalam Ekspose Inovasi Teknologi BPTP Jawa Tengah, 867–72. Semarang.

Murdhiani, Murdhiani, Maria Heviyanti, Silvia Anzitha, and Rina Maharany. 2021. “Aplikasi Teknologi Proliga (Produksi Lipat Ganda) Untuk Penanaman Beberapa Varietas Unggul Cabai Merah Keriting (Capsicum Annuum L.) Pada Lahan Marginal.” Agrikultura 32 (2): 129. https://doi.org/10.24198/agrikultura.v32i2.34722.

Naibaho, Anggun Yossika, Maria Heviyanti, and Rina Maharany. 2021. “Uji Adaptasi Lima Varietas Unggul Cabai Merah.” Jurnal Agroqua 19 (1): 159–67. https://doi.org/10.32663/ja.v.

Nurhafsah, Nurhafsah, Rahmi H., Ida Andriani, and Fitriawaty Fitriawaty. 2021. “Analisis Usahatani Cabai Di Luar Musim Berdasarkan Penerapan Komponen Budidaya Cabai Merah Di Provinsi Sulawesi Barat.” Jurnal Teknotan 15 (1): 9. https://doi.org/10.24198/jt.vol15n1.2.

Pakpahan, T.E. 2018. “Kajian Kesesuaian Lahan Untuk Tanaman Cabai Merah Di Desa Nekan Kecamatan Entikong Kabupaten Sanggau Provinsi Kalimantan Barat.” Jurnal Agrica Ekstensia 12 (2): 1–7.

Setiawati, W., Y. Koesandriani, and A. Hasyim. 2016. Sumbangsih Cabai Keriting Varietas Kencana Dalam Menghadapi Kebijakan Swasembada Cabai. Inovasi Hortikultura Pengungkit Peningkatan Pendapatan Rakyat. Bogor: Pusat Penelitian danPengembangan Hortikultura.

Sukmawati, Sukmawati, St. Subaedah, and Sudirman Numba. 2018. “Pengaruh Pemangkasan Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Berbagai Varietas Cabai Merah (Capsicum Annuum L.).” AGROTEK: Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian 2 (1): 45–53. https://doi.org/10.33096/agrotek.v2i1.44.

Susanti, Ayu Sri. 2020. “Pengaruh Penggunaan Mulsa Plastik Dan Produksi Tanaman Cabai Merah Besar ( Capsicum Annum L .).” Universitas Cokroaminoto Palopo.

Sutardi, and A.W. Cristina. 2017. “Sistem Usahatani Cabai Merah Pada Lahan Pasir Di Yogyakarta.” Jurnal Pengkajian Dan Pengembangan Teknologi Pertanian 20 (2): 125–39.

Swastika, S., P. Dian, H. Taufik, and B.A. Kuntoro. 2017. Buku Panduan Teknologi Budidaya Cabai Merah. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian.
Diterbitkan
2021-12-30
Bagaimana Mensitasi
Suparwoto, S., Karman, J., & Waluyo, W. (2021). DAYA HASIL VARIETAS CABAI MERAH DENGAN TEKNOLOGI PROLIGA DI LAHAN KERING KABUPATEN OGAN ILIR SUMATERA SELATAN. Publikasi Penelitian Terapan Dan Kebijakan, 4(2), 113 - 119. https://doi.org/https://doi.org/10.46774/pptk.v4i2.425