EFEKTIFITAS MUTU BAHAN BAKAR DARI PREMIUM KE PERTALITE DENGAN PENAMBAHAN OCTANE BOOSTER UNTUK MEMINIMALISASI EMISI GAS BUANG DI PT. PERTAMINA RU III.

Kiagus Ahmad Roni(1 ), Elfidiah Elfidiah(2), Tri Amrullah(3)

(1) Teknik Kimia, Universitas Muhammadiyah Palembang
(2) Program Studi Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Palembang, Indonesia
(3) Program Studi Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Palembang, Indonesia
() Korespondensi Penulis
Abstrak Dilihat: 447 , PDF Unduh: 274
Kata Kunci: Premium, Pertalite, Octane Booster

Abstrak

Pertumbuhan Industri yang saat ini semakin berkembang pesat mengikuti kebutuhan dan permintaan konsumen. Salah satunya adalah kendaraan bermesin yang teknologinya dibuat semakin canggih, berkualitas tinggi dan hemat bahan bakar. Research Octane Number (RON) atau angka oktan riset merupakan angka oktan sebuah bahan bakar untuk mesin menggunakan busi, yang diperoleh dari perbandingan intensitas ketukan dengan campuran bahan bakar acuan ketika keduanya diuji dalam mesin Cooperative Fuel Research (CFR). Nilai RON diambil dengan membandingkan campuran antara iso-Oktana dan n-Heptana. Misalnya, sebuah bahan bakar dengan RON 88 berarti 88% kandungan bahan bakar itu adalah iso-Oktana dan 12%-nya n-Heptana. Pada penelitian ini, proses blending dilakukan dengan cara mencampurkan Premium dengan Octane Booster di Laboratorium R&D di PT. Pertamina RU III Plaju dengan Formulasi Blending Premium RON 88 (995 ml, 990 ml, 985 ml, dan 980 ml) dan Octane Booster (5 ml, 10 ml, 15 ml, dan 20 ml) sehingga menghasilkan Pertalite RON 90 yang berdasarkan pada syarat mutu bahan bakar minyak sesuai Standar Industri Indonesia No. 0258-79. Parameter analisa hasil penelitian adalah Angka Oktan Riset (ASTM D-2699), Specific Grafity (ASTM D-1298), Distilasi (ASTM D-86), dan Reid Vapour Pressure (ASTM D-323) dengan Interprestasi terhadap dosis dan pengaruh terhadap emisi gas buang yang baik.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Fuady, Achmad. 2017. Peningkatan Octane Number Dengan Penambahan Octane Booster Pada Produk Premium di PT Pertamina RU III Plaju. Kertas Kerja Wajib. STEM Akamigas Cepu.

Kirana, R, N. 2016. Analisis Penggunaan Zat Aditif- PEA Dalam Bahan Bakar Premium Terhadap Prestasi dan Emisi Gas Buang Motor Bensin 4-Langkah. Skripsi Jurusan Teknik Mesin-Universitas Lampung. Bandar Lampung.

Junaidi, A.B, dkk. 2017. Sintesis Cetane Improver dari Biodiesel Minyak Jarak Pagar dan Pengujiannya Pada Mesin Diesel. Skripsi Program Studi Kimia FMIPA-Universitas Lambung Mangkurat. Kalimantan Selatan.
Hadi, Tommy. 2018. Kaji Eksperimental Pengaruh Campuran Zat Aditif Terhadap Performa Mesin Motor. Skripsi Program Studi Teknik Mesin Fakultas Teknik-Universitas Bengkulu. Bengkulu.

Rudianto. 2017. Pengaruh Penambahan Octane Booster Sebagai Aditif Bensin 88 Terhadap Sifat Kestabilan (Stability) Dan Kebersihan (Cleanless).

Nadhira, Yulia.2018. Pengaruh Penambahan Aditif Octane Booster terhadap Angka Oktan Riset, Kandungan Aromatic, Benzen, dan Olefin Pada Bensin 88. Jurusan Teknik Kimia-Universitas Muhammadiyah. Palembang.

Endang, dkk, 2016. Pemurnian dan Karakteristik dari Minyak Pada Berbagai campuran etanol untuk motor bakar. Fakultas MIPA Universitas Negeri Indonesia.

Masari, dkk, 2017. Studi Komparasi Dari Zat Aditif Sintetik Dengan Zat Aditif Alami Terhadap Pemakaian Bahan Bahar dan Emisi Gas Buang Pada Mesin Genset Motor Bensin 4-Langkah, Universitas Indonesia, Jakarta

Mawar Silalahi, 2016, Analisis Tingkat Kebisingan di Terminal Pakupan, Jurusan Teknik Lingkungan, FALTL, Universitas Trisakti.

Mudjirahardjo.2017. Produk Migas - III. Pusdiklat Migas, Cepu.

Pertamina. 2018. Warta Pertamina September 2018.
Diterbitkan
2021-12-30
Bagaimana Mensitasi
Ahmad Roni, K., Elfidiah, E., & Amrullah, T. (2021). EFEKTIFITAS MUTU BAHAN BAKAR DARI PREMIUM KE PERTALITE DENGAN PENAMBAHAN OCTANE BOOSTER UNTUK MEMINIMALISASI EMISI GAS BUANG DI PT. PERTAMINA RU III. Publikasi Penelitian Terapan Dan Kebijakan, 4(2), 59 - 64. https://doi.org/https://doi.org/10.46774/pptk.v4i2.362